Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Keselamatan Siswa SMPN 3 Krian melalui Skrining Kesehatan dan Sosialisasi Kegawatdaruratan

Dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan, keselamatan, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, sekolah menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan bagi siswa kelas 7 dan 8 yang dirangkaikan dengan sosialisasi first aider, Public Safety Center (PSC), serta P3LK.

Kegiatan diawali dengan skrining kesehatan bagi kelas 7 yang dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026 dan kelas 8 pada hari Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan siswa. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan mata, tekanan darah, serta kondisi kesehatan umum lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, siswa mendapatkan sosialisasi mengenai first aider atau pertolongan pertama pada hari Kamis. Dalam sesi ini, siswa dibekali pengetahuan dasar tentang cara memberikan pertolongan awal pada kondisi darurat ringan, seperti luka, pingsan, maupun cedera ringan. Materi disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat memahami langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan sosialisasi Public Safety Center (PSC) sebagai layanan kegawatdaruratan terpadu. Siswa diperkenalkan pada fungsi PSC, cara mengakses layanan darurat, serta pentingnya respon cepat dalam situasi kritis. Diharapkan melalui sosialisasi ini, siswa mampu memahami alur penanganan keadaan darurat dan tidak ragu untuk memanfaatkan layanan yang tersedia.

Selain itu, siswa juga mendapatkan sosialisasi P3LK (Pertolongan Pertama Pada Luka dan Kecelakaan). Dalam kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman lebih mendalam mengenai penanganan luka dan kecelakaan sederhana, termasuk penggunaan peralatan P3K secara tepat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama secara mandiri maupun membantu orang lain di lingkungan sekitar.

Melalui rangkaian kegiatan ini, sekolah berharap dapat membentuk siswa yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pengetahuan, kepedulian, dan keterampilan dalam menjaga keselamatan diri serta orang lain. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan tanggap terhadap situasi darurat.

 

Loading